Pendidikan Dan Latihan Kader Muda Bela Negara Angkatan XXIX SMA Terpadu Krida Nusantara di Yonif 330/Tri Dharma

SMA Terpadu Krida Nusantara telah menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan berupa Diklat Kader Muda Bela Negara untuk siswa kelas XI Angkatan XXIX pada 13-17 April 2026. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Krida Nusantara dan di Batalyon Infanteri 330/Tri Dharma, diikuti oleh 244 murid SMA Terpadu Krida Nusantara dan 12 murid tamu imbas dari 8 Sekolah Menengah Atas di Kota Bandung dan Bekasi, antara lain:

  1. SMAN 2 Bandung
  2. SMAN 8 Bandung
  3. SMAN 14 Bandung
  4. SMAN 17 Bandung
  5. SMA Alfa Centaury Bandung
  6. SMA Labschool UPI Cibiru Bandung
  7. SMA Yayasan Atikan Sunda (YAS) Bandung
  8. SMA Al-Azhar Grand Wisata Bekasi

Tujuan dari kegiatan ini adalah membangun karakter untuk menumbuhkan cinta tanah air, membentuk disiplin dan kemandirian, memperkuat kerja sama, meningkatkan kesadaran bela negara, serta melatih kepemimpinan dan pengambilan keputusan.

Kepala SMAT Krida Nusantara, Drs. H. Encang Iskandar, M.Pd secara resmi membuka Diklat Kader Muda Bela Negara Angkatan XXIX pada upacara pembukaan yang berlangsung Senin, 13 April 2026 di Lapangan Gedung Caringin. Selama beberapa hari, para peserta mengikuti serangkaian aktivitas baik indoor maupun outdoor di lingkungan Krida Nusantara dan Yonif 330/Tri Dharma. Semua peserta harus membuat resume dari masing-masing pemateri.

Pada sesi indoor, peserta menerima pemaparan materi terkait Bela Negara, mulai dari dasar hingga penerapannya. Narasumbernya antara lain Ketua Pengurus Yayasan Krida Nusantara Ibu Nori Chandrawati Try Sutrisno, S.H., Bapak Brigjen TNI (Purn) Nugroho Djati Waluyo, SE., Bapak Mayjen TNI (Purn) Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc., Danyonif 330 Bapak Letkol Inf. Putra Yudha Wijaya Mukti, Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Bapak Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si, Kasubdit Kontra Propaganda BNPT RI Kolonel Cpl. Hendro Wicaksono, SH, M.Krim., Ketua Yayasan Nadzir Pangeran Sumedang, Karaton Sumedang Larang Bapak Rd. Luky Djohary Soemawilaga, Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Bapak Hilman Abdurrahman, M.Pd., psikolog Ibu Natalia Indrasari, Ketua HKN Bapak Ibrahim Alwini beserta jajarannya, dan  guru bersertifikat TOF Bela Negara Bapak Endang Dwiyono, S.Pd, M.IL.

Kemudian, pada sesi outdoor, berbagai kegiatan lapangan dilakukan untuk melatih kedisiplinan, kerja sama, dan cinta tanah air, seperti:

  1. Latihan baris-berbaris untuk menanamkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.
  2. Permainan kelompok untuk membangun kekompakan, mempererat kebersamaan, dan melatih kepemimpinan.
  3. Latihan snapling, pembangunan tenda, dan pembuatan tandu darurat untuk melatih keterampilan lapangan, kemandirian, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
  4. Api Semangat Bela Negara untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme dan semangat cinta tanah air.
  5. Penanaman pohon untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai wujud nyata cinta tanah air.

Kegiatan ini ditutup secara resmi pada Jumat, 17 April 2026 di Batalyon Infanteri 330/Tri Dharma oleh Marsda TNI (Purn) Danang Hadiwibowo, S.E., M.M. selaku Wakil Ketua Pengawas Yayasan Krida Nusantara, didampingi para Pengurus Yayasan Krida Nusantara dan Kepala SMA Terpadu Krida Nusantara. Turut hadir Letkol Inf Putra Yudha Wijaya Mukti, S.S.T.Han., S.I.P, M.I.P sebagai Danyon 330/Tri Dharma.

Melalui Diklat Kader Muda Bela Negara ini, para peserta diharapkan menjadi kader muda Bela Negara yang tangguh, peduli, dan siap berkontribusi untuk bangsa.

 

“Orang besar adalah orang yang mau bekerja keras dan tidak mudah menyerah.” – B.J. Habibie

 

Share this post